Saya Tidak Tega

Saya Tidak Tega - Suatu ketika Abece mengikuti acara seminar mengenai "Cara Singkat Mengubah Diri Menjadi Ganteng".

Pembicaranya adalah seorang pemuda ganteng dan berpenampilan parlente. Namun gaya bicaranya kurang begitu elok didengar.

Berulangkali pembicara tersebut mengucapkan kata-kata yang cukup memerahkan telinga yang mendengar.

Pernah sekali, dia mengucapkan kalimat sinis : "Kalo jelek jangan sok berharap mendapatkan pasangan rupawan. Jangan berharap banyak dech. Cermin di rumah tidak cukup besar yah..."

Saat melihat seorang peserta yang sedang memegang hape jadul, pembicara itu mengejek : "Isshh, gak malu nih... anakku ada dua orang, baru SD, yang satu megang Iphone dan yang satu lagi megang Samsung, sementara kamu cuma pegang hape Nokia, gak punya kamera pula..."

Di kesempatan lain, sang pembicara menunjuk ke arah peserta yang duduk di depan pasangan sejoli yang terus menerus berbicara, tanpa mempedulikan ceramahnya : "Mas, es teh manis dan gulanya dipisah yah. Sama seperti yang di belakang kamu, cocoknya dipisahkan saja, mirip puteri cantik dan si buruk rupa".

Ketika berpapasan mata dengan Abece, pembicara itu berkata nyinyir : "Dunia kok terasa sempit, apalagi karena kehadiran kamu yang berwajah jelek".

Abece merasa malu sekali melihat keangkuhan si pembicara. Dalam hati Abece berkata : "Tunggu tanggal mainnya. Bakal saya permalukan dirimu nanti..."

Hingga di akhir sesi acara, sang pembicara mengajukan pertanyaan : "Apakah saudara-saudari tahu, siapakah namaku? Yang tahu angkat tangan dan berdiri..."

Semua peserta tidak ada yang mengangkat tangan atau berdiri. Mungkin masih jengkel dan marah melihat perilaku sombongnya.

Saking kesalnya sang pembicara meracau : "Peserta goblok... Pertanyaan begitu mudah saja tidak bisa dijawab... Yang merasa tolol, ayo berdiri...!!!"

Tiba-tiba saja Abece berdiri...

Sang pembicara berkata : "Rupanya selain jelek, kamu juga tolol yah..."

Abece tersenyum sinis sambil berkata keras : "Sorry Pak... Saya gak tega aja melihat bapak sendirian yang berdiri..."

Semua peserta bertepuk tangan memberikan aplaus kepada Abece yang pintar membalas ucapan sang pembicara arogan tadi...

Gubrakkk...

(Salam Cekikik - Salam UFO) by Firman Bossini