Bulu Yang Baru

Bulu Yang Baru - Seekor burung merak jantan sedang memamerkan keindahan bulu ekornya. Sangat indah dengan warna-warni memukau dan elok dipandang mata. Semua orang berlomba-lomba mengabadikan momen indah ini.

Di bawah sebuah pohon rindang, tidak jauh dari burung merak yang sedang memamerkan bulunya, berdiri seekor merak jantan lainnya, sedang berdiam diri, melihat rekannya yang menjadi idola banyak orang.

Bulu indahnya hilang dan rontok akibat pengaruh cuaca. Tidak ada yang peduli dengan dirinya. Tidak ada yang dapat dibanggakan dari dirinya.

Namun ia tidak patah semangat. Dia tidak mau memilukan hatinya atau bahkan menyesali keadaan. Dia tidak mau menyalahkan angin dan cuaca yang telah merontokkan bulu indahnya.

Burung merak malang ini berkeyakinan bahwa akan tiba saatnya nanti, bulu indahnya akan tumbuh kembali, tanpa perlu bantuan dan perhatian orang lain. Yang perlu dilakukan adalah tetap menjaga kondisi tubuh dan makan makanan bergizi.

Benar saja...

Tiga bulan kemudian, bulu indahnya telah tumbuh dengan lebatnya. Warna-warni kemegahan memancar dari kilauan bulu ekornya. Sekarang ia telah menjelma menjadi primadona baru, di saat merak jantan lainnya harus kehilangan bulu indahnya, sama seperti kondisinya dulu.

Sobatku yang budiman...

Demikian juga dengan jalannya kehidupan umat manusia di dunia ini. Ada kalanya kita berada di bawah dan terpuruk karena kondisi yang kurang menguntungkan.

Kita merasa sendiri dan tiada orang yang peduli akan nasib buruk yang sedang menimpa. Kita seperti berada di dalam lumpur kubangan yang kotor.

Jangan khawatir...

Semua yang pahit memang harus dilalui. Setelah kegetiran, maka manisnya kehidupan pasti akan diraih. Tetaplah semangat dan jangan mengendurkan semangat juang untuk melangkah maju.

Semua akan indah pada waktunya...

(Salam Pencerahan - Salam UFO) by Firman Bossini