Pilih Viagra Atau Daun Muda?

Pilih Viagra Atau Daun Muda? - Kebetulan hari ini, kakek dan nenek Abece berkunjung ke kampung untuk melihat cucu gantengnya.

Tak terasa, sudah hampir sepuluh tahun mereka tidak bertemu.

Ketika bertemu Abece mereka berdua terkejut setengah mati melihat paras wajah Abece.

Kakek : "Makjang oiii... Kok kamu berubah sekali? Dulu waktu kecil wajahmu imut-imut kayak penyanyi cilik Josua, kok sekarang wajahmu berantakan, lebih parah dari Tukul?"

Abece tersenyum kecut mendengar celotehan kakeknya yang rada bawel. Lebih bawel dari neneknya.

Abece : "Gak tau nih kek... Soalnya Bunda jarang memberi makan keju dan yoghurt sich..."

Kakek : "Oh gitu yah... Nanti Kakek akan menegur mamamu yang pelit itu..."

Tidak berapa lama, nenek Abece minta izin mau beristirahat di kamar, karena sedikit mengalami kelelahan.

Kakek : "Cu, kamu udah punya pacar?"

Abece : "Sudah Kek... Ada apa?"

Kakek : "Saya cuma mau bilang, hati-hati jaga pacarmu. Sekarang lagi ngetren daun muda..."

Abece : "Maksudnya apa?"

Kakek : "Tuh lihat neneknu sekarang gandrung banget sama daun muda. Kakek jadi pusing nyari daun muda buat nenekmu..."

Abece : "Hah? Kok kakek gak larang?"

Kakek : "Gini loh cu... Kakek disuruh memilih, menyediakan daun muda atau melayani nenek. Kakek kan udah tua, mana sanggup lagi? Terpaksa kakek, menyanggupi menyediakan daun muda buat nenek..."

Abece : "Sampai segitunya...?"

Kakek : "Makanya tujuan kakek ke sini selain ingin melihat kamu, juga berniat mencari daun muda... Di sini masih banyak khan...?"

Abece : "Maksud kakek, daun ubi muda atau daun pepaya muda gitu?"

Kakek : "Persis... Benar sekali cucuku yang pintar..."

Abece : "Owalah, kirain yang nggak-nggak..."

Mereka berdua tertawa terbahak-bahak...

Abece : "Sssttt... kakek mau obat untuk lelaki jantan?"

Kakek : "Hmmm... Emang ada...?"

Abece : "Ada dong... Saya pernah membelinya untuk ayahnya temanku. Dia bilang hasilnya luarrr biasaa..."

Kakek : "Namanya apa? Harganya mahal gak?"

Abece : "Namanya Viagra, harganya dua ratus ribu. Mau gak..?"

Kakek : "Mau dong... Tapi pakai uang kamu dulu yah... Besok pagi kakek pasti balikin uang kamu..."

Abece : "No problem... Itu masalah gampang. Uang segitu mah, kecil Kek..."

Abece segera berangkat ke rumah Miyabi, meminjam uang dua ratus ribu untuk membeli obat Viagra buat Sang Kakek.

Keesokan harinya, Abece menerima sebuah amplop dari sang kakek. Setelah dibuka ternyata ada uang sebesar satu juta dua ratus ribu rupiah.

Abece langsung pergi menjumpai sang kakek yang sedang duduk di atas kursi dipan dengan kedua kaki ditumpangkan ke dahan pohon.

Abece : "Kek, harga obatnya khan cuma dua ratus ribu, mengapa kakek memberikan uang satu juta dua ratus ribu?"

Kakek : "Oh ya... Kakek lupa bilangin ke kamu. Yang sejuta lagi itu dari Nenekmu..."

Abece : "Hah...??? Hehehe..... Asyikkk...asyikkk... Sering-sering dong, kakek menyuruh diriku membeli obat itu lagi... Kalo bisa setiap minggu saja Kakek berkunjung ke sini..."

Kakek : "Dasar bocah nakal... Kamu ingin Kakek cepat mati yah? Ini aja kaki Kakek sudah diangkat dan ditumpangkan ke dahan pohon saling capeknya melayani nenekmu semalam suntuk...."

Abece : "Alamakkkk.... Hahaha...."

Gubrakkk....

(Salam Cekikik - Salam UFO) by Firman Bossini