Perumpaan Tentang Koki, Masakan Dan Penyedap Kehidupan

Koki, Masakan Dan Penyedap Kehidupan - Semua orang pasti akan ketagihan dengan masakan yang lezat, nikmat dan sedap.

Siapakah yang berperan penting untuk terciptanya sebuah masakan yang digandrungi oleh banyak orang?

Seorang koki yang mahir dan berpengalaman akan memasukkan bumbu-bumbu terpilih untuk menyedapkan masakannya.

Koki itu adalah Tuhan, Sang Maha Mengetahui...

Sebuah kehidupan akan menjadi indah berwarna dan penuh variasi rasa karena masuknya orang-orang yang telah diijinkan oleh "Koki Kehidupan, Sang Pencipta" memasuki kehidupan kita.

Ada yang masuk seperti "asam jawa", bentuknya polong-polongan dan harus dibuka kulitnya. Jika dimakan akan terasa masam, namun keberadaannya dalam makanan akan memberikan rasa mewah dan "penambah rasa asam" yang alami.

Ada yang masuk seperti "serai", walaupun sejenis rumput-rumputan yang kadang dianggap sebagi gulma, namun keberadaannya dapat memberikan "keharuman", salah satu penyedap masakan yang berharga murah.

Ada yang masuk seperti "lada", walaupun pahit, pedas dan ukurannya kecil halus, namun keberadaannya selalu memberi "kehangatan".

Ada yang masuk seperti "kunyit", walau penampilannya jelek dan berlumuran tanah, namun kehadirannya sanggup memunculkan "keindahan" warna masakan.

Ada yang masuk seperti "bawang-bawangan", yang bentuknya memiliki banyak siung dan kulit yang berlapis-lapis. Jika dibuka kulitnya satu persatu, kemudian diiris-iris, dalam waktu yang singkat akan menyebabkan "air mata" jatuh membasahi baju. Namun tujuannya bagus untuk "membersihkan" kotoran di mata.

Ada yang masuk sebagai "andaliman", walaupun bentuknya kecil dan tidak menarik, namun keberadaannya dapat memberi "keistimewaan" rasa makanan, sebagai obat pencegah kanker dan dapat mengawetkan makanan.

Ada yang masuk seperti "cabai", walau memilki warna menarik dan cerah, namun tidak urung dapat membuat "kepedasan dan cucuran keringat" di sekujur tubuh, terutama di bagian wajah.

Sobatku yang budiman...

Jangan sia-siakan keberadaan mereka yang masuk dalam kehidupanmu guna memberi warna dan rasa yang beragam.

Hargai dan jagalah mereka yang menjadi inspirasi dan penyedap rasa hidup...

Berilah ruang bagi mereka yang hendak menyakiti dan memberi luka di hati, sebab tidak sedikit dari mereka, justru adalah bumbu yang dapat mengubah segala yang tidak baik dalam kehidupan kita menjadi lebih sempurna...

Semua orang yang masuk, tentunya akan berjasa untuk menyedapkan pribadi kita.

Dan, terakhir, sering-seringlah makan masakan dari isteri di rumah. Jangan sampai muncul sebuah pertanyaan dari anak kita : "Mengapa bapak sering sakit perut?", dan pertanyaan ini akan disambut oleh sang koki rumah dengan ketus : "Soalnya bapakmu keseringan jajan di luar". Wadoh...

(Salam Perdamaian - Salam UFO) by Firman Bossini