Panadol Obat Sakit Kepala

Panadol Obat Sakit Kepala - Ayah Miyabi baru saja menerima uang rapel sebagai anggota dewan.

Beliau mengajak puteri tunggalnya, Miyabi untuk bersantap malam di sebuah restoran yang menyajikan sop buntut ternikmat senusantara.

Miyabi : "Ayah, saya boleh mengajak Abece?"

Ayah Miyabi : "Mengapa harus mengajak si muka beruk kayak kadal itu?

Miyabi : "Ayahhhh... Dia itu pacar saya...!!! Jangan hina Abece dong... Jelek-jelek, dia itu baik banget sama saya. Kalo Abece tidak diajak, saya juga tidak mau ikut Yah..."

Ayah Miyabi : "Ayah takut Abece buat ulah yang bisa memalukan kita di muka umum..."

Miyabi : "Tidaklah Yah... Pokoknya Abece harus ikut...!!!"

Ayah Miyabi : "Iyaaa...iyaaa... Kamu ajak saja pacar koplakmu itu. Awas kalau dia buat ulah..."

Miyabi : "Makasih ayahku yang baik hati..."

Dengan mengendarai mobil sport Ferrari dua pintu, mereka bertiga berangkat ke restoran yang terletak di hotel berbintang lima. Abece duduk di kursi gantung...

Sesampainya di restoran, Ayah Miyabi segera memesan 3 mangkok sop buntut kualitas ekspor yang sangat mahal.

Saat sop buntut yang sangat panas tiba di hadapannya, Abece tidak menunggu berlama-lama lagi untuk menyantapnya.

Alhasil, sebuah teriakan tertahan muncul dari mulut Abece disertai dengan semburan kuah sop buntut dari dalam mulutnya.

Untungnya, semburannya tidak mengenai calon ayah mertuanya, melainkan ke arah tembok, membentuk lukisan abstrak yang "indah?".

Miyabi dan ayahnya tertawa terbahak-bahak melihat kejadian ini.

Wajah Abece merengut laksana jeruk purut, sembari menahan sakit di bibirnya yang sedikit membengkak.

Abece : "Pelayannn, tolong kemari....!!!"

Pelayan : "Maaf, ada yang bisa saya bantu?"

Abece : "Tolong carikan tiga butir Panadol.... Segera yah. Soalnya saya sudah lapar sekali..."

Pelayan : "Baik Pak, akan segera saya ambil dari kotak P3K yang tersedia di restoran ini. Ditunggu sebentar..."

Miyabi merasa cemas dengan kondisi Abece...

Miyabi : "Sayangku... Kamu sakit yah, sampai harus minum panadol? Kok sampai 3 butir? Awas jangan Over Dosis sayangku..."

Abece : "Tenang saja... Saya tahu apa yang akan saya perbuat... Yang penting kita bisa segera menikmati makan malam yang lezat ini, tanpa perlu menunggu..."

Tidak berapa lama kemudian, pelayan kembali ke meja mereka dan menyerahkan ketiga butir Panadol kepada Abece.

Dengan sigap Abece membuka bungkus Panadol satu persatu... lalu....memasukkan ketiga butir Panadol ke dalam masing-masing mangkok sop buntut.

Ayah Miyabi : "Woiii, untuk apa kamu masukkan Panadol ke mangkok sop saya, beruk bermuka kadal?"

Abece : "Begini bapak anggota dewan yang terhormat, kan sopnya panas mendidih. Apakah bapak sanggup memakannya?"

Ayah Miyabi : "Tentu saja tidak bisa. Harus menunggu dingin dulu..."

Abece : "Nah, itu dia.... Saya memasukkan Panadol supaya dapat meredakan panas sop buntut ini.... Pintar kan diriku Pak?"

Ayah Miyabi : "Alamakkkkk... Aduhhh.... calon menantuku... ooohhh... Begoooonya...."

Gubrakkk....

(Salam Cekikik - Salam UFO) by Firman Bossini