Nikmat Kebahagiaan Yang Sungguh

Nikmat Kebahagiaan - Nikmat kebahagiaan bagi seorang pelajar tatkala dia berhasil menyelesaikan ujian dengan hasil yang sempurna, bukan karena di kantongnya masih tersisa lembaran uang seratus ribu.

Nikmat kebahagiaan bagi seorang mahasiswa tatkala dia berhasil mengenakan topi toga sebagai tanda kelulusan dan berhak menyandang titel di depan namanya, bukan karena memiliki segudang topi dan baju yang berharga mahal.

Nikmat kebahagiaan bagi seorang pemain sepakbola tatkala berhasil mencetak gol ke gawang lawan dan memastikan namanya muncul di papan score, bukan karena dia berhasil mendapatkan jackpot lotere.

Nikmat kebahagiaan bagi seorang pendaki gunung tatkala berhasil mencapai puncak tertinggi, bukan karena dia berhasil memperoleh hadiah lukisan gunung termahal di saat ulang tahunnya.

Nikmat kebahagiaan bagi seorang pemuda tatkala berhasil mempersunting kekasihnya menjadi isterinya, bukan karena dia memiliki banyak pacar, apalagi pacar borju.

Nikmat kebahagiaan bagi seseorang yang sedang sakit tatkala dia menperoleh kesembuhan, bukan karena tumpukan harta berlimpah.

Nikmat kebahagiaan bagi seorang pemimpin tatkala beliau mendapatkan dukungan dari segenap rakyatnya untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas mensejahterahkan warganya, bukan karena beliau berhasil mendapatkan dukungan dari partai politik yang mengekang aktifitas dan kadang malah menjerumuskannya.

Nikmat kebahagiaan bagi seorang penulis, tatkala dia sanggup untuk terus berkarya tanpa batas dalam menetaskan ide-ide yang mengeram di pikirannya, bukan karena mendapatkan bonus "like", "sharing" atau "komen pujian" dari penggemarnya.

Sobatku yang budiman...

Ternyata nikmat kebahagiaan yang diimpikan oleh setiap orang itu memang relatif dan berbeda penempatannya.

Oleh karena itu, marilah kita nikmati setiap momen kebahagiaan yang diperoleh dari keberhasilan mengerjakan sesuatu dengan hati gembira.

Mariiiiii.....

(Salam Kebahagiaan - Salam UFO) by Firman Bossini