Faktor Penutup Dan Pembuka Rejeki

Faktor Penutup Dan Pembuka Rezeki - Banyak diantara kita selalu menyalahkan takdir, mengapa rezeki yang diperolehnya berbeda dibandingkan orang lain.

Banyak orang menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, bahkan tidak sedikit yang menyalahkan Tuhan.

Padahal faktor pembuka dan penutup rezeki bersumber dari diri kita sendiri yang diridhoi Tuhan. Bagaimana kita berperilaku sehari-hari, di situlah sebenarnya akar dari rezeki.

Faktor utama pembuka rezeki adalah peduli kepada orang tua.
Siapapun yang berbakti dan mencintai orang tuanya, tidak akan dijauhkan dari rezeki.
Bagi orang yang mendurhakai orang tuanya, rezekinya akan tidak lancar alias menjadi seret.
Inilah menjadi faktor utama penutup rezeki.

Faktor kedua pembuka rezeki adalah peduli kepada keluarga.
Siapapun yang menyayangi dan mencintai keluarganya, akan berlimpah rezeki.
Bagi orang yang mengkhianati dan menelantarkan keluarganya rezekinya akan mampet.
Inilah menjadi faktor kedua penutup rezeki.

Faktor ketiga pembuka rezeki adalah peduli kepada saudara.
Siapapun yang berhubungan baik dengan saudaranya, rezekinya akan dimudahkan.
Bagi orang yang selalu menghina dan menyepelekan saudaranya, rezekinya akan dikaburkan.
Inilah menjadi faktor ketiga penutup rezeki.

Faktor keempat pembuka rezeki adalah peduli kepada sesama.
Siapapun yang dermawan, suka berbagi kasih dan bersedekah kepada sesama, akan memperoleh rezeki yang tidak terduga.
Bagi orang yang pelit, kikir dan pura-pura melarat, akan dijauhkan rezekinya dan mungkin suatu ketika rezekinya akan diambil kembali oleh Tuhan.
Inilah faktor keempat penutup rezeki.

Dan yang akan membuka kunci pintu gerbang utama rezeki adalah melaksanakan amal dan ibadah dengan tekun dan sungguh-sungguh.
Barangsiapa yang gemar berbuat maksiat, melakukan fitnah, suka berbohong, bersekutu dengan kemunafikan, senang melanggar janji dan sumpah, tidak akan mampu menemukan kunci pembuka pintu gerbang utama rezeki.

Keberhasilan dan kesuksesan yang mereka peroleh hanyalah sesuatu yang semu dan tidak akan ada nilainya di mata Tuhan.

Percayalah...

(Salam Harmoni - Salam UFO) by Firman Bossini