Cara Untuk Menjaga Hati Dan Pikiran

Cara Untuk Menjaga Hati Dan Pikiran - Pernahkah kita melihat sebuah perahu nelayan yang kecil mungil sedang mengarungi samudera yang luas dan dalam?

Air yang banyak dan melimpah ruah di samudera luas yang dalam, tidak akan pernah mampu untuk menenggelamkan sebuah perahu kecil yang berada di atasnya, kecuali jika air itu mulai masuk ke dalam perahu...

Untuk itu para nelayan, tidak pernah lupa menyediakan sebuah gayung untuk menguras sebagian air yang masuk ke dalam perahu akibat percikan dan hempasan ombak besar.

Nelayan akan bekerja dengan sigap untuk mengosongkan air yang dapat menyebabkan perahunya karam hingga ke dasar samudera.

Demikian juga dengan kehidupan manusia...

Air itu diibaratkan sebagai pandangan negatif, gosip menjurus fitnah dan segala perlakuan jahat orang sekeliling terhadap pribadi kita.

Jika kita membiarkan semuanya masuk dengan mudah ke dalam pikiran dan tidak segera membuangnya jauh-jauh, maka dipastikan kesusahan dan kesengsaraan batin / pikiran bakal menenggelamkan kita ke dasar samudera penderitaan hidup.

Tidak akan ada yang mau terjebak dalam kondisi demikian bukan?

Untuk itu, selalu sediakan "gayung penangkal" atas semua perilaku tidak terpuji yang diterima setiap saat dari siapapun juga.

Jangan biarkan semua dampak negatif dari luar diri (eksternal) menguasai hidup kita. Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu dan tenaga untuk menanggapi gosip atau fitnah yang menerpa keseharian hidup ini.

Jagalah hati dan pikiran agar tetap bersih dan jernih. Menjaga hati dan pikiran, bukanlah tanggung jawab orang lain, melainkan tanggungjawab kita masing-masing.

Kita harus senantiasa menyediakan filter penyaring untuk membatasi masuknya informasi tidak benar, menyesatkan dan dapat mengganggu ketenangan jiwa yang melintas melalui pintu gerbang pikiran.

Jangan teledor, lengah, bosan atau merasa lelah untuk tetap waspada mengantisipasi semua itu, agar tidak bersemayam dalam hati dan pikiran.

Jadikanlah hati dan pikiran kita dalam kondisi senyaman dan sebaik mungkin, agar hidup yang penuh kebahagiaan dan rasa sukacita, sepenuhnya menjadi milik kita.

Percayalah...

(Salam Harmoni - Salam UFO) by Firman Bossini