Ulang Tahun ABECE

Ulang Tahun ABECE - Abece melaksanakan ritual begadang hingga melewati tengah malam karena menunggu ucapan ulang tahun dari pacar tercintanya, Miyabi.

Tepat jam 00:00, Miyabi mengucapkan selamat ulang tahun dengan harapan semoga Abece selalu sehat, sukses, bahagia dan selalu dapat menghibur dirinya dan banyak orang.

Abece sangat senang mendapat ucapan yang tulus dari Miyabi pada tahun ini, sebab di tahun kemarin, Abece terpaksa harus melalui detik-detik penyambutan hari ulang tahunnya dengan hanya ditemani seekor kambing betinanya yang hendak melahirkan.

Pagi harinya, Abece bangun tidur dengan semangat baru dan harapan baru untuk menjadi manusia baru yang tetap gokil.

Dari dalam kamar, Abece mendengar suara berisik dari ruang dapur, yang tidak biasanya.

Abece secepatnya bergerak menuju ke ruang dapur dan mendapati Sang Bunda dan Sang Kakak sedang memasak masakan kesukaannya yaitu roti bakar yang berisikan keju dan omelet dadar telur.

Dalam hati, Abece berpikir : "Sungguh baik Bunda dan Kakak mau memasak menu masakan kesukaanku. Mereka pasti merencanakan sebuah kejutan di hari ulang tahunku..."

Abece bergegas balik menuju kamarnya, dan pura-pura tidur dengan harapan mereka akan mengejutkannya dengan membawakan roti bakar tersebut ke dalam kamar tidurnya.

Bau aroma makanan yang begitu menggoda, membuat Abece benar-benar merasa sangat kelaparan.

Dia berharap semoga roti bakar itu secepatnya siap tersaji di hadapannya untuk segera dilahapnya.

Tidak berapa kemudian, terdengar suara langkah kaki menuju kamarnya.

Abece segera menutup seluruh badannya dengan selimut, sembari pura-pura mengeluarkan dengkuran.

"Dik...dik... Cepat bangun dan pergi mandi. Kami menunggumu di ruang makan. Cepetan yah...", terdengar suara kakak Abece membangunkannya.

Abece merasa sedikit kecewa karena mengharapkan kejutan seporsi makanan kegemarannya diantar ke kamarnya, namun tidak menjadi kenyataan.

Dalam benaknya Abece menghibur diri, "Mungkin saja, mereka takut kalau sisa makanan yang jatuh ke lantai dapat memancing semut masuk kamarku. Apalagi saya paling takut melihat semut... Merinding sekujur tubuhku kalau melihat semut. Ohhh, ternyata kakakku baik dan pengertian juga yah..."

Setelah selesai mandi, masih dengan ditemani suara "musik dari perut yang keroncongan", Abece tiba di ruang makan dan duduk di kursi kosong di samping kakaknya.

Di ruang makan, Abece melihat mereka sudah mempersiapkan semuanya dan masing-masing duduk dengan senyum manis di depan makanan favoritnya.

Abece merasa sangat terharu dan senang sekali melihat orang yang dikasihinya memberikan kejutan di hari ulang tahunnya. Abece segera memeluk mereka berdua dan mencium pipi keduanya.

Abece : “Terima kasih Bunda tercinta dan kakakku tersayang untuk kejutan sarapannya.”

Kakak Abece : “Bukan...bukan...Dik... Kamu salah paham. Dikarenakan hari ini adalah hari ulang tahunmu, maka kami memberi kejutan dengan membuat sarapan kami sendiri.”

Abece : “What..? Maksudnya?”

Ibu Abece: "Di hari istimewa ini, Bunda membebaskan dirimu dari kewajiban membeli sarapan untuk seisi rumah, dan untuk itu kami memasak masakan kami sendiri. Noh pergi ke dapur dan masak masakan apapun yang kamu suka."

Abece : "Ibuuuu....kakakkkkk... Kalian kok jahat banget sama diriku..."

Gubrakkk...

(Salam Cekikik - Salam UFO) by Firman Bossini