Pengorbanan Laki-Laki

Pengorbanan Laki-Laki - Laki-laki adalah makhluk ciptaan Tuhan yg paling setia...

Laki-laki setia untuk berkorban sejak usia masih sangat belia hingga ajal menjelang.

Laki-laki mengorbankan "masa balita" hanya untuk meniru apa yang dimaui oleh orang-orang sekelilingnya, layaknya dia adalah seorang badut penghibur yang dibayar hanya dengan tawa kegembiraan.

Laki-laki mengorbankan "masa anak-anak" hanya untuk mengikuti kemauan orang tua untuk belajar apa saja, mengikuti berbagai macam les, termasuk les piano, sejak pulang sekolah hingga larut malam.

Laki-laki mengorbankan "masa remaja" hanya untuk mencari dan menemukan sebuah cinta monyet.

Laki-laki mengorbankan "masa lajang" hanya untuk seorang wanita atas nama cinta.

Laki-laki juga mengorbankan semua penghasilannya hanya untuk membeli hadiah, untuk dia yang tersayang, agar pujaan hatinya selalu tersenyum manis.

Laki-laki mengorbankan "masa muda" yang indah hanya demi kebahagiaan keluarga kecil yang telah dibina, bekerja sampai malam tanpa mengeluh.

Laki-laki mengorbankan diri untuk membina "masa depan" sekeluarga dengan hutang dan membayar cicilan hingga stress..

Laki-laki telah bersusah payah, berjuang mati-matian walau kadang hanya makan dua kali sehari, namun masih tetap dimarahi isteri dan dimaki oleh boss.

Laki-laki mengorbankan "masa tua" hanya untuk memegang sebuah tongkat penyanggah dan mengkonsumsi berbagai obat-obatan, disebabkan organ tubuh sudah rusak karena dipaksa kerja keras sejak masih belia.

Kehidupan laki-laki berakhir hanya untuk berkorban demi kebahagiaan orang lain...

Kalau laki-laki keluar rumah,
kata orang dia adalah seekor kumbang genit yang ngelayap keluyuran mencari bunga muda...

Kalau laki-laki berdiam di rumah,
kata orang dia adalah seekor kucing pemalas...

Kalau laki-laki menasehati dan memarahi anak-anak,
kata orang dia adalah seekor beruang galak...

Kalau laki-laki tidak marah,
kata orang dia adalah macan ompong yang tidak tegas...

Kalau laki-laki melarang isteri bekerja,
kata orang dia seperti katak dalam tempurung yang suka mengungkung...

Kalau laki-laki memperbolehkan isteri bekerja,
kata orang dia adalah seekor serigala licik yang hanya makan gaji isteri...

Kalau laki-laki mendengar apa kata ibunya,
kata orang dia adalah seekor anak bebek alias anak mami...

Kalau laki-laki mendengar kata isteri,
kata orang dia adalah anak buah ahok yang tinggal di DKI (Dibawah Ketiak Istri)...

Kalau laki-laki mengurus dan merawat sang buah hati,
kata orang dia adalah seekor induk kanguru yang berselempang dan berkantung di depan...

Kalau laki-laki banyak menolong wanita yg membutuhkan,
kata orang dia adalah seekor buaya darat yang berhidung belang...

Kalau laki-laki tidak mau menolong wanita lain,
kata orang dia adalah seekor burung gagak yang kejam...

Namun....

Laki-laki tetap tabah dan bertahan dengan prinsip hidupnya...

Apa kata orang dia tidak peduli...
Dia tetap tegar dan tidak pernah menyerah...

Dialah laki-laki sejati...
Bukan sejatinya laki-laki...
Atau mirip laki-laki...
Dan bukan pula pria bergincu merah dengan olesan bedak tebal di wajahnya.

Maka dari itu...

Hormati dan hargai laki-laki pendamping hidupmu...

Kadang Anda tidak tahu, pengorbanan apa yang telah dilakukannya untukmu...

(Salam Hormat - Salam UFO) by Firman Bossini