Menutup Botol

Menutup Botol - Pada suatu hari, Abece dan Miyabi baru pulang dari jalan-jalan, dikejutkan oleh banyaknya orang yang hadir di rumah Miyabi.

Rupanya, Nenek Miyabi lah yang mengundang Pak Lurah, Ketua RT, Ketua RW, Ketua Ormas, Ketua Parpol dan OKP serta masyarakat umum untuk berkumpul di rumahnya.

Sebenarnya mereka hadir hanya untuk menghargai sosok Nenek Miyabi yang sudah berusia lanjut, walaupun dengan perasaan sangat terpaksa.

Abece dan Miyabi sendiri berdiri di barisan belakang, ingin mendengar apa maksud dan tujuan Nenek Miyabi mengumpulkan begitu banyak orang.

Abece : "Barangkali, Nenek mau mengumumkan tanggal pernikahannya yah?"

Miyabi : "Hushhh... Jangan sembarang ngomong... Nenek kan sudah tua. Barangkali Nenek mau mengumumkan pembagian harta warisan..."

Abece : "Nggak tahu juga... Kalo memang begitu, seminggu lagi kita langsung kawin, sayangku. Kan sudah jelas ada harta warisan buat kamu..."

Miyabi : "Enak sajaaaaa..."

Tidak berapa lama, Nenek Miyabi memulai pidatonya...

Nenek Miyabi : "Selamat siang semuanya. Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu yang terhormat, dalam rapat yang terkesan mendadak ini.."

Semua orang terkejut dengan pidato dari sang nenek yang mengatakan bahwa mereka berkumpul untuk sebuah acara "rapat".

Nenek Miyabi : "Tujuan saya mengadakan rapat adalah dalam rangka untuk menutup botol obat, yang baru saja saya minum".

Ketua Partai Lontong : "Apa maksud nenek? Kok saya sama sekali belum mengerti?"

Ketua Ormas Ketupat : "Masak mau menutup botol obat ini sampai harus mengadakan rapat segala? Kalau mau tutup, silakan tutup aja, kapan dan dimana saja, Nek...".

Nenek Miyabi : "Begini hadirin dan hadirat semua... Pada label botol obat ini tercantum kalimat
"BOTOL HARAP DITUTUP DENGAN RAPAT". Makanya saya perlu mengadakan rapat".

Semua orang berteriak : "Huuuuu... huuuu... huuuuu".

Hanya Abece dan Miyabi yang tertawa terbahak-bahak sambil berpelukan...

Gubrakkk....

(Salam Cekikik - Salam UFO) by Firman Bossini