Hamil

Hamil - Pernah suatu ketika, Abece menginap bersama Miyabi di rumah Tante Mipansit, adik dari Bapaknya Miyabi.

Suami Tante Mipansit sedang tugas keluar kota selama enam bulan.

Praktis, kedatangan mereka berdua amat membahagiakan Tante Mipansit yang sebelumnya kesepian, hanya ditemani pembantunya yang masih muda, yang bernama Neng Nong.

Suatu pagi, Tante Mipansit yang berpenampilan masih yahud, mengeluh sakit, di bagian bawah perutnya. Kadang-kadang dia merasa sakit ketika sedang buang air kecil.

Abece dan Miyabi menganjurkan agar memeriksakan kesehatan ke rumah sakit, takut kalau sampai menderita penyakit akut atau kanker.

Tante Mipansit menolaknya karena ketakutan. Akhirnya dia menyetujui usul Abece untuk memeriksa urine-nya ke sebuah laboratorium rumah sakit.

Tante Mipansit menyuruh pembantunya, Neng Nong untuk membawa botol yang berisi urine untuk dicek di lab.

Tanpa sepengetahuan Tante Mipansit, ternyata saat memegang botol urine tersebut di depan pintu, Neng Nong terpeleset dan jatuh, menyebabkan botol tersebut pecah.

Abece mengetahui hal tersebut...

Neng Nong merasa sangat ketakutan...

Abece : "Ya udah, daripada kamu direpetin juraganmu, kamu isi aja botol baru dengan urine kamu. Yang penting kan sama-sama urine... Jangan diisi ludah kamu yah, Nong...."

Neng Nong : "Ide brillian... Makasih bang Abece yang pintar laksana kancil di hutan".

Akhirnya Neng Nong membawa botol berisi urine-nya ke lab.

Sekembalinya dari lab, Neng Nong menyerahkan tanda terima kepada Tante Mipansit.

Sorenya, pihak lab menelepon Tante Mipansit dan meminta untuk datang memeriksa diri ke rumah sakit.

Keesokan paginya, Tante Mipansit bersama Abece dan Miyabi, datang ke lab untuk mengambil hasil lab.

Selanjutnya, Tante Mipansit menyerahkan hasil lab kepada dokter di ruangan sebelah.

Dokter : "Ibu ini yang mau periksa kesehatan?"

Tante Mipansit : "Benar Dok..."

Dokter : "Maaf, Ibu sudah bersuami?"

Tante Mipansit : "Sudah Dok, tapi sudah hampir 6 bulan suami saya berada di luar kota..."

Dokter : "Maaf Bu, apakah Ibu memiliki selingkuhan atau pria yg suka menemani kesepian Ibu?"

Tante Mipansit : "Tidak punya Dok... Jangan-jangan Dokter suka dengan saya? Istighfar dok... Saya isteri yang setia sama suami..."

Dokter : "Bukan gitu lo Bu... Dari hasil pemeriksaan lab, Ibu saat ini sedang hamil. Selamat yah Bu..."

Tante Miyabi : "Apaaa? Saya hamil...?"

Dokter : "Benar Bu... Ntar saya kasih resep dan surat rujukan ke dokter kandungan..."

Dengan langkah gontai, Tante Miyabi keluar dari ruangan praktek dokter. Dia disambut oleh Abece dan Miyabi, yang menunggu di depan ruangan.

Miyabi : "Ada apa Tante...? Kok kelihatan lesu banget?"

Tante Mipansit : "Gak papa kok... Mari kita pulang ke rumah..."

Sesampainya di rumah, Tante Miyabi segera menuju ke dapur dan membuka lemari pendingin.

Dia mengeluarkan sebuah terong ungu, pisang kuning serta botol aqua bening dan menjejerkan mereka ke atas meja makan.

Tante Mipansit : "Hayoooo, diantara kalian bertiga, coba dulu mengaku sejujurnya, siapa yang berbuat sehingga saya hamil? Hayooo ngakuuu...?"

Karena tidak ada yang mengaku, akhirnya Tante Mipansit mengambil ketiga benda tersebut dan membantingnya ke lantai sambil mengumpat : "Sialan lu terong, pisang dan botol aqua. Gara-gara kalian bertiga, saya jadi hamil. Gimana ntar muka anak saya? Jangan-jangan, anakku jadi ungu kayak lu, terong..!! Atau malah kuning kayak lu pisang...!!! Atau malah bening kayak lu botol..!! Saya kapok dech... Saya gak mau pake kalian bertiga lagiiiii...."

Miyabi dan Abece yang mengintip kelakuan Tante Mipansit tersenyum-senyum,
"Oh...rupanya....."

Dalam hati, Abece berjanji untuk mengatakan hal sebenarnya kepada Tante Mipansit besok pagi.

Gubrakkk....

(Salam Cekikik - Salam UFO) by Firman Bossini