Waktu Adalah Uang

Waktu Adalah Uang - Pernahkah kita memikirkan apakah "waktu" itu?

Waktu itu bukanlah benda nyata, yang dapat kita pegang layaknya sedang memegang buku.

Waktu itu adalah benda abstrak yang akan senantiasa mengiringi langkah kita sepanjang hidup.

Masa lalu tidak akan dapat kita ubah. Tidak mungkin pula kita dapat kembali ke masa lalu hanya untuk mengubah suatu kesalahan yang pernah kita perbuat. Itulah sebabnya waktu menjadi barang yang tiada bernilai.

”Seandainya saya punya lebih banyak waktu!”

Seberapa sering kita mengatakannya?

Waktu boleh dibilang sama bagi semua orang, karena orang yang berkuasa dan kaya tidak punya lebih banyak waktu daripada orang biasa dan miskin. Orang kaya maupun miskin juga tidak bisa menimbun waktu. Sekali waktu berlalu dari kita, maka akan hilang selamanya.

Sobatku yang budiman...

Mari kita renungkan, apa saja yang sudah kita perbuat dan hasilkan hingga saat ini?

Charles Spezzano dalam buku 'What to Do Between Birth and Death' menuliskan bahwa sebenarnya orang tidak membayar barang dan jasa dengan uang mereka, tetapi mereka membayarnya dengan waktu.

Jika kita ingin memiliki sesuatu, misalnya sebuah mobil dalam waktu tiga tahun setelah menabung dari sisa penghasilan. Maka sebenarnya kita sedang mengatakan bahwa harga mobil yang kita idamkan itu adalah sebanyak tiga tahun, yaitu 1/12 dari waktu hidup normal kita (60 tahun).

Ungkapan menghabiskan waktu bukanlah arti kiasan belaka. Itulah merupakan cara kehidupan berputar.

Daripada kita memikirkan apa yang dapat kita lakukan dengan ukuran uang, maka saat kini harus mengubah paradigma berpikir menjadi dalam ukuran waktu.

Memandang suatu pekerjaan dari sudut pandang ini, akan dapat mengubah cara kita dalam mengelola waktu.

Dan kita pastinya akan senatiasa menghargai setiap detik waktu yang dilalui dengan melakukan yang terbaik yang kita bisa...!!

Jangan sia-siakan waktu yg ada, sebab semuanya tidak akan dapat diraih kembali..!!!
Orang yang sangat sukses adalah ahli dalam mengelola waktu dan prioritas mereka.


(Salam Pencerahan - Salam UFO) by Firman Bossini