Tuhan Supir Yang Sempurna

Tuhan Supir Yang Sempurna - Pernahkah kita menanyakan jalan yang akan dilalui kepada supir ketika kita sudah berada di dalam bus, angkot, becak maupun taxi?

Kita tidak pernah mempertanyakan kemana dan melewati jalan bagaimana kepada pengemudi yang kita tumpangi.

Tetapi betapa seringnya kita mempertanyakan hal tersebut kepada Tuhan, kemana Dia akan membawa hidup kita ?

Saya tertarik dengan sebuah percakapan menarik antara seorang Ayah dengan gadis semata wayangnya yang menggugah perasaan ini.

Berikut ceritanya :
Seorang Ayah mengajak puterinya yang berusia 7 tahun, mengendarai mobil menuju ke sebuah kebun binatang.

Sudah lama sekali, Natalie, nama sang gadis mungil yang cerdas, ingin mengunjungi kebun binatang sekadar untuk mengetahui beragam jenis dan bentuk binatang, yang selama ini hanya dapat dibaca dan dilihat dari buku saja.

Kebetulan sekali, pada hari libur ini, Sang Ayah telah menyediakan waktu untuk mengantarkan Natalie ke tempat yang sudah lama diimpikannya.

Selama perjalanan menuju ke kebun binatang, Natalie terus menerus bertanya kepada Sang Ayah.
"Ayah tahu tempatnya?", tanya Natalie yang duduk di samping kemudi Ayah dengan berselendangkan sehelai seatbelt.

"Tahu donk anakku, jangan kuatir..., " jawab Sang Ayah sembari tersenyum.

Natalie : "Emangnya Ayah tahu jalan-jalannya?"

Ayah : "Ayah pasti tahu, jangan kuatir..."

Natalie : "Benaran? Tidak sampai kesasar kan Ayah?"

Sang Ayah meladeni setiap pertanyaan menggemaskan Natalie dengan penuh kesabaran.

Ayah : "Benar, anakku... Jangan kuatir. Ayah pasti tidak akan kesasar..."

Natalie : "Nanti kalau Natalie haus, bagaimana?"

Ayah : "Tenang saja, nanti Ayah belikan sebotol air mineral untuk meredakan hausmu ..."

Natalie : "Terus kalau Natalie lapar? Bagaimana donk Ayah?"

Ayah : "Tenang, Ayah akan mengajak Natalie mampir ke warung di pinggir jalan..."

Natalie : "Emang ayah tahu lokasi warungnya?"

Ayah : "Tahu donk, sayangku..."

Natalie : "Natalie ingin tahu apakah Ayah ada membawa dompet? Emang Ayah membawa cukup uang untuk membeli makanan?"

Ayah : "Cukup, sayangku..."

Natalie : "Kalau Natalie sesak pipis dan ingin ke kamar kecil, bagaimana donk Ayah?"

Ayah : "Jangan khawatir, anakku. Ayah akan mengantarkanmu sampai depan pintu toilet wanita. Ayah akan menunggumu hingga selesai..."

Natalie : "Emang di kebun binatang ada toiletnya?"

Ayah : " Tentu ada, jangan kuatir..."

Natalie : "Ayah ada membawa tissue juga?"

Ayah : "Di mobil Ayah selalu menyediakan tissue. Nanti Ayah ambilkan beberapa helai buat Natalie, jangan kuatir..."

Sang ayah menjawab semua pertanyaan sang buah hati dengan penuh kesabaran sembari membelokkan mobilnya masuk jalan tikus, karena di depan kelihatan ada kemacetan, ada yang sedang mengadakan pesta dan menutup jalan.

Dengan penuh keheranan, Natalie melihat-lihat jalan kecil tersebut tanpa sekalipun mengedipkan matanya.
Natalie : "Mengapa Ayah berbelok ke jalan jelek dan sempit begini?"

Ayah : "Anakku... Lihatlah keramaian di depan jalan tadi. Mereka menutupi jalan kita menuju kebun binatang. Oleh sebab itu Ayah segera mencari jalan alternatif yang lebih cepat supaya Natalie bisa memiliki waktu yang lebih lama di kebun binatang..."

Setelah percakapan di atas, Natalie tidak lagi bertanya-tanya lagi.
Giliran Sang Ayah yang keheranan dan bingung melihat Natalie yang tiba-tiba diam.
Ayah : "Kenapa Natalie diam, sayangku?"

Natalie : "Ya, Ayah... Mulai saat ini Natalie akan percaya dengan semua yang akan Ayah kerjakan deh... Ayah pasti tahu semua dan akan mengantar Natalie sampai ke tujuan serta akan membantu ketika Natalie mengalami kesusahan nanti!"
_____________________________

Sobat-sobatku yang budiman...
Tidak sadarkah bahwa sebenarnya kita ini seperti Natalie, anak kecil yang sebelumnya penuh keraguan.

Kita seringkali bertanya tentang banyak hal mengenai apa yang kita akan dihadapi dan apa yang akan terjadi dalam hidup kita di kemudian hari.

Kita terlalu banyak menyimpan kekhawatiran tentang apa yang akan kita hadapi kelak.

Padahal sesungguhnya Tuhan sedang "mengemudikan" jalan hidup kita semua.

Tidak jarang, Tuhan membawa kita ke "gang sempit" yang pastinya tidak enak dan berliku-liku, akan tetapi kita tidak menyadari apa maksud dari rencana Tuhan tersebut.

Padahal semua tindakan Tuhan di atas sangat berguna untuk menghindarkan kita dari "kemacetan" hidup.

Kadang Tuhan memperlambat "kendaraan-Nya", kadang mempercepat. Semuanya pasti ada maksudnya.

Untuk apa kita khawatir dengan apa yang tidak mampu kita pikirkan? Jalani saja hidup ini dengan sebaik-baiknya...

Marilah kita serahkan hal-hal yang di luar jangkauan kita kepada-Nya.

Biarkan Tuhan berkarya atas hidup kita...

Biarkan Tuhan mengemudikan hidup kita...

Namun kita juga tidak boleh berleha-leha dan menjadi seorang pemalas, walaupun Tuhan pasti akan menolong kita melewati jalan terjal.

Sebaliknya fokuskan hidup kita kepada hal-hal yang kita bisa kerjakan di depan mata, dengan berkat kemampuan yang sudah dimiliki.

Selamat melaksanakan Ibadah Minggu buat sobat-sobatku semua...

Selamat berhari libur...

(Salam Pencerahan - Salam UFO) by Firman Bossini