Surat Cinta Penuh Makna

Surat Cinta Penuh Makna Di Masa Pemerintahan Jokowi - Selembar surat kadang bisa dimaknai beragam oleh pemiliknya, bergantung kepada isi surat tersebut.

Kalau suratnya berisikan kalimat-kalimat cinta, bakal membuat pemilik surat berbunga-bunga...

Kalau saja suratnya berisikan penagihan hutang, bakal membuat pemiliknya jantungan...

Kalau suratnya berisikan panggilan sebagai tersangka dari aparat keamanan, bakal membuat hati berdetak sangat kencang, seraya bertanya apa mungkin saya dapat pulang ke rumah kembali alias tidak ditahan...

Nah, yang saya dapatkan saat ini dari media online (ada yang sudah menempelkan ke dinding kantor kelurahan di Jakarta), sebuah surat dinas dari Mendagri yang membuatku terpana dan hampir tidak percaya dengan maksud isi surat tersebut.

Horee.... e-KTP akan berlaku seumur hidup..!!!

Isi surat yang sangat dinantikan oleh semua rakyat Indonesia, diyakini akan mengikis ladang korupsi di sektor kependudukan.

Bayangkan saja, hingga Desember 2015, penduduk Indonesia yang telah merekam data e-KTP berjumlah 155 juta, dan seharusnya lebih dari itu, mendekati angka 200 juta.

Korupsi di bidang pembuatan e-KTP bukan main besarnya. Jika dikalikan dengan rata-rata satu orang yang dimintai uang hanya 20 ribu, berarti total dana korupsi mencapai 3,1 triliun per lima tahun.

Selain dapat menghilangkan korupsi massal dari para petugas yang mengurus e-KTP, ternyata dapat menghemat anggaran negara sebesar Rp 4 triliun setiap 5 tahun.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri, Dodi Ryadmadji, mengatakan bagi warga yang masa berlaku e-KTP-nya berjangka lima tahun misalnya habis pada tahun 2017, tidak perlu untuk melakukan perpanjangan lagi. e-KTP tersebut tetap dianggap berlaku seumur hidup.

Warga juga diimbau agar menolak permintaan uang dari calo atau oknum petugas untuk mengurus dan membuat e-KTP yang baru.

e-KTP yang sekarang diterbitkan, pada bagian "masa berlaku" tertulis "seumur hidup", namun untuk e-KTP yang sudah kadaluarsa masih sah dan tetap berlaku.

Warga juga diminta tak perlu takut dan khawatir ditolak saat menunjukkan e-KTP sewaktu ada razia kepolisian ataupun disaat mengurus surat-surat penting di kantor/lembaga manapun.

Kayaknya Bung Joko dan Bung Basuki saat ini berlomba-lomba menarik simpati rakyat, dengan upaya memanjakan warganya melalui kebijakan yang pro rakyat. Mana yang lain...?

Syukurlah...

Semangkok bubur kacang hijau akan menemaniku menyaksikan sepak terjang para pemimpin-pemimpin negeriku yang mencintai rakyatnya.

(Salam Cinta Negeri - Salam UFO) by Firman Bossini