Raja Bijaksana dan Tukang Cincin

Raja Bijaksana dan Tukang Cincin - Alkisah hiduplah seorang Raja yang bijaksana dalam sebuah masa yang tenang. Raja tersebut ingin membeli cincin yang mahal dari seorang tukang cincin. Bertanyalah ia kepada tukang cincin tersebut "Hai, kamu tukang cincin. Bisakah kamu menjual kepadaku cincin yang paling mahal tapi memberikan SEMANGAT ketika aku melihat ukiran tulisan di cincin tersebut?".

Sang tukang cincin menjawab, "Bisa Tuan Raja, beri aku waktu satu minggu untuk menyelesaikannya." Hari demi hari berlalu sang tukang cincin mampu menyelesaikan amanah dari sang raja. Walau dengan bersusah payah dan menguras pikiran untuk membuat cincin tersebut, tapi tukang cincin tersebut berharap agar Cincin yang akan diberikannya kepada Raja mampu membuahkan hasil.

Tibalah waktu yang dijanjikan sang tukang cincin. Tukang cincin memberikan Cincin Spesial tersebut kepada Raja. Dalam Cincin Termahal tersebut terukir tulisan :
"Ini pun pasti akan berlalu".
Sang Raja tidak menanyakan hal dan penafsiran maksud dari tulisan di cincin tersebut kepada tukang cincin. Tapi dia puas dengan karya dan hasil yang diberikan tukang cincin tersebut. Sampai ketika pada suatu masa, kerajaan ini mengalami masa perang yang sudah berlangsung 7 tahun lamanya. Kemudian secara tidak sengaja Sang Raja melihat tulisan "Ini pun pasti akan berlalu". Tanpa tidak disengaja Sang Raja merasa makin Semangat dan berpacu untuk menyelesaikan perang tersebut.

Akhirnya Kerajaan tersebut menang akan perang yang mereka jalani. Sang Raja puas dengan apa yang telah dicapainya.

Kemudian pada suatu masa, Sang Raja merayakan kelahiran Putra Bungsunya. Sang Raja melakukan pesta selama 7 Hari 7 Malam di Kerajaan tersebut dengan mengundang Kerajaan tetangga dan berbagai orang penting dari segala penjuru. Sempat suatu ketika, Sang Raja tersadar dari lamunannya ketika memegang gelas.

Sang Raja kembali melihat tulisan "Ini pun pasti akan berlalu". Secara tidak langsung, dia sadar bahwa segala sesuatu baik itu suka maupun duka pasti akan berlalu. Hanya bagaimana kita menjalaninya dengan kemauan dan keinginan untuk membuahkan hasil. Dan memberikan makna bagi kehidupan kita sehari-hari.
Bahwa segala kejadian suka dan duka akan berlalu begitu saja seiring dengan waktu. Maka dari itu manusia dituntut untuk selalu bersyukur kepada Yang Maha Kuasa.