Karena Papa Minta Saham

Tau kan andung-andung? Andung-andung kalau bahasa batak itu nyanyian atau lagu. Kalau suasana sedih misalnya pas patah hati itu andung-andungnya pasti yang sedih-sedih. Namanya orang kalau lagi patah hati biasanya suka putus nalar bahkan sampai ada yg bunuh diri.
Nah sekarang kan heboh masalah Undang-Undang MKD yg katanya seharusnya dilakukan tertutup. Tapi ada juga yang bilang sidang bisa dilakukan terbuka. Mana yang benar? Jawabnya ya semua benar.

Menurut peraturan DPR RI no.2 TAHUN 2015 pasal 15 ayat 2 memang sidang MKD itu bersifat tertutup kecuali dinyatakan terbuka oleh sidang MKD itu sendiri. Tapi ini bertabrakan dengan pasal 18 ayat ke 4 yang mengatakan bahwa sebelum sidang dibuka, ketua sidang menyatakan sidang tertutup untuk umum. Belum lagi pasal 10 yg mengharusnya anggota MKD merahasiakan materi aduan sampai sidang diputus.

Dengan tabrakan pasal-pasal dalam peraturan ini jelas bahwa aturan ini dibuat oleh orang-orang yang sedang patah hati. Bisa jadi karena tidak terpilih lagi atau juga karena kalah pilpres. Beginilah kebanyakan Undang-Undang di negera ini dibuat. Tabrakan antar pasal dan sering tumpang tindih dengan aturan yang sudah ada.

Pantaskah yang seperti itu disebut undang-undang? Kalau menurutku ini sih Andung-Andung. Mungkin mereka lupa bahwa undang-undang itu harus clear agar tidak jadi multi tafsir dan bahwa Undang-Undang itu harus bisa menjadi pijakan bersama seluruh rakyat Indonesia yang diwakilinya?
Atau mungkin mereka memang tidak pernah merasa mewakili siapapun?



Ontahlah!! Lantak kelen lah situ.
Negara ini kan milik kalian
Kami cuma numpang - IanMedan